Penyebab Hepatitis B

Mengetahui penyebab hepatitis B dapat membantu Anda melakukan pencegahan sedini mungkin dengan menghindari faktor penyebab tersebut.

Seperti kata pepatah, jika mencegah lebih baik daripada mengobati, apalagi penyakit hepatitis B ini termasuk penyakit berbahaya yang dapat berubah menjadi kanker atau sirosis hati. Jika tidak segera diatasi bisa menyebabkan kematian.

Penyebab Hepatitis B

Penyebab Hepatitis B

Infeksi virus HBV adalah penyebab utama dari penyakit hepatitis B.Virus tesebut biasanya berkembang selama satu sampai dengan lima bulan sampai munculnya gejala pertama sejak pertama kali terinfeksi virus.

Hal ini juga yang membuat penderita hepatitis B telat menyadari kehadiran penyakit ini. Tidak jarang, penyakit hepatitis B baru terdeteksi saat sudah memasuki stadium lanjut.

Maka dari itu, Anda juga perlu tahu faktor-faktor lainnya yang dapat meningkatkan risiko Anda untuk menderita penyakit hepatitis B.

Berikut ini adalah beberapa faktor yang dapat meningkatkan risiko menderita hepatitis B:

1. Melakukan hubungan seksual berisiko. Misalnya: Tidak menggunakan kondom, memiliki lebih dari satu partner seks, melakukan hubungan dengan orang yang memiliki risiko lebih tinggi, termasuk PSK atau pengguna obat terlarang dengan jarum suntik yang digunakan bersama-sama.

2. Melakukan perawatan gigi di klinik atau rumah sakit yang peralatannya tidak higienis, termasuk cabut gigi, pembersihan karang gigi, sampai dengan pemasangan kawat gigi.

3. Menerima transfusi darah dari orang yang terinfeksi hepatitis B. Biasanya, sebelum dilakukan pendonoran darah, petugas PMI maupun rumah sakit memeriksa terlebih dahulu darah pendonor. Namun, adakalanya virus lolos dari deteksi.

4. Menggunakan barang pribadi bersama dengan orang lain. Misalnya : Sikat gigi, gunting cukur, gunting kuku, atau handuk yang memungkinkan darah tertinggal pada benda tersebut.

5. Menggunakan obat-obatan terlarang dan berbagi jarum suntik dengan orang lain.

6. Melakukan tindik atau tato dengan jarum yang tidak steril atau sudah terinfeksi HBV dari orang lain.

Selain faktor di atas, paramedis dan staf laboratorium yang sering berhubungan dengan darah dan jarum suntik juga memiliki risiko yang tinggi untuk terkena hepatitis B, salah satunya saat tertusuk jarum bekas secara tidak sengaja.

Cara Pencegahan Hepatitis B

Setiap penyakit bisa di cegah, termasuk penyakit hepatitis B. Salah satunya dengan menghindari faktor-faktor risiko dan penyebab hepatitis B. Di samping itu, Anda juga perlu melakukan perubahan pada gaya hidup Anda yang kurang sehat.

Selain itu, Anda juga perlu menghindari kebiasaan buruk yang bisa merusak organ hati Anda. Salah satunya adalah begadang. Jadi, sebisa mungkin Anda tinggalkan kebiasaan begadang yang mungkin sering Anda lakukan.

Konsumsilah makanan yang sehat, terutama buah dan sayur. Pastikan juga buah dan sayur yang Anda konsumsi bebas dari pestisida dan bahan kimia lainnya. Bahan kimia hanya akan membuat organ hati Anda bekerja lebih keras untuk melakukan detoksifikasi.

Olahraga secara rutin 4-5 kali seminggu, mengelola stres, menghindari rokok, alkohol dan softdrink bisa menjadi langkah awal Anda untuk melakukan pencegahan hepatitis B.

Demikian informasi mengenai penyebab hepatitis B dan cara pencegahannya yang bisa saya share di sini. Semoga, artikel ini bermanfaat dan menambah kepedulian Anda terhadap kesehatan tubuh Anda. Kalau bukan Anda yang menjaga kesehatan Anda, siapa lagi?

Bagi Anda yang sedang mencari solusi untuk mengobati penyakit hepatitis B secara alami, Anda bisa menggunakan QnC Jelly Gamat ( RJQ ) yang dibuat dari 100% ekstrak teripang atau gamat emas. Khasiat lebih lengkap dan testimoni kesembuhan, silakan Anda kunjungi ⇒ Obat Herbal Hepatitis B

SALAM SEHAT
By : qncobatasamurat.com

Penyebab Hepatitis B

Add Comment

Required fields are marked *. Your email address will not be published.