Tanda dan Gejala Kista Ovarium

Ladies, Anda sebaiknya mengetahui tanda dan gejala kista ovarium yang terkadang sering diabaikan karena dianggap sebagai kondisi yang wajar.

Kista ovarium yang tidak diobati bisa terus membesar dan berpotensi berkembang menjadi kanker ovarium yang dapat mengancam jiwa penderitanya.

Gejala Kista Ovarium

Kista ovarium sendiri bisa terjadi pada hampir sebagian besar wanita. Meskipun, pada sebagian diantranya kista akan semakin mengecil dan lenyap dengan sendirinya.

Ada banyak faktor yang dapat mempengaruhi tumbuhnya kista di dalam ovarium. Salah satunya adalah hormon yang tidak seimbang.

Pengobatan yang dilakukan sesegera mungkin dapat mencegah kondisi yang lebih parah, dan peluang Anda untuk sembuh serta pulih sepenuhnya semakin besar.

Maka dari itu, Anda sebaiknya mengetahui beberapa ciri-ciri kista ovarium di bawah ini.

Tanda dan Gejala Kista Ovarium

Pada ukuran yang kecil, seringkali kista ovarium tidak menimbulkan gejala yang signifikan. Umumnya, gejala baru muncul saat ukuran kista semakin membesar, pecah, atau menyumbat aliran darah ke ovarium.

Dan, beberapa tanda serta gejala kista ovarium yang sebaiknya Anda waspadai meliputi:

  1. Buang air kecil menjadi lebih sering
  2. Seperti orang hamil dimana payudara lebih sensitif
  3. Mual dan muntah
  4. Mengalami gangguan pencernaan, baik diare maupun konstipasi
  5. Perut terasa kembung
  6. Saat makan, lebih mudah merasa kenyang
  7. Limbung dan pusing

Gejala lainnya adalah:

  1. Siklus menstruasi yang tidak teratur
  2. Rasa nyeri yang lebih parah dari biasanya ketika menstruasi
  3. Panggul dan perut bagian bawah terasa nyeri. Bahkan, nyeri bisa menyebar sampai ke punggung
  4. Ada rasa tidak nyaman atau rasa nyeri saat melakukan hubungan seksual
  5. Perut terasa tertekan
  6. Mengalami pendarahan di luar menstruasi atau darah yang keluar saat menstruasi lebih banyak dari biasanya.

Apabila Anda mendapati salah satu atau beberapa gejala kista ovarium di atas, sangat disarankan untuk Anda segera melakukan pemeriksaan lebih lanjut. Sehingga, kondisi sebenarnya bisa segera diketahui, dan Anda bisa segera mendapatkan pengobatan.

Pemeriksaan rahim secara berkala juga sangat disarankan untuk dilakukan oleh para wanita pasca menopause. Hal ini karena, kista yang baru tumbuh setelah wanita melewati masa menopause membuat penderita tersebut memiliki risiko lebih besar untuk mengalami komplikasi.

Baca Juga : Cara Mengobati Kista Ovarium Secara Alami

Nah, demikianlah informasi menganai gejala kista ovarium di atas kami sampaikan. Semoga, dengan adanya artikel ini, Anda menjadi lebih waspada dan peka dengan kondisi tubuh Anda, sehingga Anda bisa terbebas dari bahaya kista ovarium.

Salam Sehat

Gejala Kista Ovarium